Sabtu, 24 Desember 2016

RESOLUSI TAHUN 2017 YANG PALING INGIN SAYA WUJUDKAN

 Setahun lebih tepatnya lebih dua bulan saya melewati masa-masa tersulit dalam kehidupan keluarga saya. Musibah di bulan Oktober 2015  yang membuat saya tidak mampu membuat resolusi di tahun 2016. Bagaikan susunan bata yang tiba-tiba runtuh karena susunan bata di bahagian tengahnya ditarik paksa, demikianlah rencana-rencana saya  sebelumnya yang berantakan.
Sudahlah! Sekarang tahun 2016 akan segera berlalu. Lupakan saja semua yang telah menyesakkan dada, mari sirami hati yang telah mengering, semai lagi harapan-harapan agar esok dapat menuai nikmatnya keberhasilan.
Resolusi di tahun 2017?
Setiap akhir tahun, saya selalu menuliskan resolusi yang ingin saya capai tahun berikutnya, kecuali pada tahun ini, karena alasan yang saya sebutkan di atas. Dan selalu saya bagi menjadi dua, yaitu: resolusi untuk akhirat dan resolusi dunia, walaupun kedua resolusi itu akan saling berkaitan dan terangkai ibarat rangkaian bunga yang jika salah satu tangkai bunganya hilang maka rangkaian itu terlihat kurang indah.
Sesederhana itukah?
Tidak! Dunia dan akhirat tidak sesederhana rangkaian bunga. Karena  telah diatur dalam kitabullah yang saya yakini dan tertulis jelas sebagai berikut.
Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepdamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kami berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan” Q.S. al-Qashas:77

Semakin dipertegas tentang pentingnya meresolusi dunia dan akhirat dengan ayat dalam Al-Quran (QS. Al-Baqarah:201-202)
Dan diantara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di duni dan kebaikan di akhirat, dan lindungilh kami dari azab neraka”
Mereka itulah yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan, dan Allah Maha cepat perhitungan-Nya.

Karena keyakinan itulah maka saya membagi resolusi di tahun 2017 sebagai berikut.

                  Resolusi untuk akhirat.

                 1.      Sholat Tepat Waktu.
Tanpa disadari sholat saya kadang-kadang molor karena berbagai hal. Sudah berniat tetapi ada-ada saja yang menyebabkan tidak tepatnya waktu melaksanakan kewajiban utama saya sebagai muslim. Astagfirullah! Karena itulah sholat tepat waktu menjadi prioritas utama saya tahun 2017, bahkan tidak harus menunggu tahun 2017, hari ini, detik ini resolusi itu telah saya canangkan dalam hati setiap saat dan melaksanakannya tanpa harus menunggu tahun 2017.


Selain  sholat wajib 5 kali semalam-sehari, saya akan mengintensifkan sholat sunnat rowatib 12 rakaat. Sebagaimana yang tercantum dalam hadist sebagai berikut.

Barangsiapa shalat dalam sehari semalam dua belas raka’at maka akan dibangunkan untuknya rumah di Surga, yaitu: empat raka’at sebelum zuhur dan dua raka’at sesudahnya, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘isya, dan dua raka’at sebelum shubuh” (HR. Tirmidzi).

Semoga istiqomah.

2.      One Day One  Juz

Tiada bacaan seindah dan senikmat membaca Al Qur’an, maka resolusi ke-2  tahun 2017 adalah setiap hari membaca minimal satu juz setip hari.
Saya akan menggunakan waktu mengaji setiap selesai sholat subuh, setiap selesai sholat magrib sebelum sholat isha, dan setiap selesai sholat malam.


Semoga  bacaan Al Qur’an akan menyejukkan kalbu, menentramkan hati dan menyehatkan raga saya. Aamiin.

3.      Puasa sunnat, Senin-Kamis

Merasakan nikmat dan sehatnya  berpuasa di bulan Ramadhan akan saya teruskan di hari-hari selanjutnya.  Sekalipun saya telah melaksanakan puasa-puasa sunnat pada tahun 2016 ini, namun melaksanakan puasa sunnat  Senin dan Kamis belum konsisten. Maka tahun 2017, resolusi saya adalah melaksankan puasa sunnat setiap hari Senin dan Kamis. Dengan memperbanyak puasa, saya meyakini akan mendapatkan kesehatan jiwa dan raga saya.

4.      Ibadah Haji dan atau Umroh.

Perjalanan umroh ini adalah perjalanan terindah yang pernah saya rasakan. Beberapa tahun lalu saya telah mendaftar haji, tetapi sampai tahun 2016 nama saya belum juga muncul sebagai calon haji, namanya juga calon haji regular maka harus sabar menunggu. Makanya saya tuliskan resolusi kedua ini naik haji atau umroh bersama suami. Jika nama kami belum juga muncul dalam daftar calon haji 2017 maka resolusi alternatifnya adalah umroh.

Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarikalaka, labbaika laa syarikalaka, innalhamda wanni’mata laka wal mulka laa syarikalak” 
Terbayang-bayang melakukan tawaf bersama suami lalu melaksanakan Sa’i   antara Safa’ dan Marwah.

Oh! Inilah perjalanan terindah yang selalu menjadi impian saya. Karena itu, mulai hari ini saya akan menabung, menyisihkan sebahagian penghasilan saya dan yang paling penting adalah mengurangi belanja sesuatu yang tidak penting.

5.      Memperbanyak Sedeqah dan Infaq.

Sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an dalam surat At-Taubah ayat 103.
Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketentraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui”
Maka resolusi untuk akhirat saya selanjutnya adalah memperbanyak sedeqah. Saya yakin dengan bersedeqah, rezeki saya akan bertambah.

Resolusi Untuk Dunia

1.      Menerbitkan Buku  
Menjadi penulis adalah cita-cita masa kecil saya. Untuk mewujudkan itu saya mulai rajin mengikuti training online tentang kepenulisan, akhirnya mengikuti suatu kompetisi menulis yaitu menulis buku antologi dan Alhamdulillah salah satu dari dua tulisan yang saya kirim terpilih sebagai finalis, sekalipun tidak menjadi juara, karena juaranya hanya 3 , juara1, juara 2 dan juara 3 tetapi saya sudah sangat bersyukur karena masuk sebagai finalis, berarti saya telah termasuk salah satu penulis dalam antologi tersebut. Maka pantas dong.. saya memupuk harapan untuk menjadi penulis.




Saat ini saya lagi menggarap satu buku yang temanya cukup serius, yaitu tema pendidikan, Analisis Soal, buku ini diperuntukkan bagi guru dan mahasiswa calon guru. Saya targetkan awal Januari 2017 buku ini telah selesai dan insya Allah bisa naik level jadi buku yang siap terbit.

2.      Melakukan PTK dan  atau PTS

Sebagai seorang guru, maka salah satu unsur utama dalam penilaian kinerja guru adalah membuat karya ilmiah. Maka resolusi lainnya pada tahun 2017 adalah menyusun PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dan atau PTS (Penilaian Tindakan Sekolah).
Melalui PTK, seorang guru akan mendapatkan informasi, sejauhmana hasil belajar yang telah dicapai oleh peserta didiknya, mendapatkan informasi, apakah metode dan model pembelajaran yang diterapkan dapat meningkatkan hasil belajar maupun kreativitas peserta didiknya.

3.      Lebih Rajin Menulis di Blog

Blog adalah “dunia” baru buat saya, tempat menuangkan ide-ide, menuliskan pengalaman-pengalaman. Sekalipun saya masih berusia “bayi” dalam dunia blog, namun semangat untuk berbagi tidak akan surut. Melalui blog, saya akan mengasah keterampilan menulis saya, karenanya saya tidak akan malu bertanya kepada blogger-blogger senior, saya juga bergabung dalam grup-grup blogger agar dapat  menjalin silaturahim dengan para blogger agar dapat mendapatkan ilmunya melalui silaturahim itu.



14 komentar:

  1. Masya Allah, barakallah Kak. Semoga semua terwujud.

    Aamiin ya Rabb.

    BalasHapus
  2. Luar biasa resolusinya..tak mudah, namun bl ada niat dn sungguh2 isnyaAllah dimudahkan.. Good Luck, mbk! 😊

    BalasHapus
  3. Subhanallah smg bs trwujud bunda......

    BalasHapus
  4. Subhanallah smg bs trwujud bunda......

    BalasHapus
  5. Subhanallah smg bs trwujud bunda......

    BalasHapus
  6. Subhanallah smg bs trwujud bunda......

    BalasHapus
  7. Amiin, semoag terwujud resolusinya ya mbaa

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah tahun ini mulai ada tambahan quota, semoga disegerakan saat terbaik untuk ibadah haji, aamiin.

    Makasih udah ikutan GA aku, moga beruntung :)

    BalasHapus
  9. Aamiin ya rabbal alamin, terima kasih telah turut mendoakan.

    BalasHapus