Kamis, 26 Mei 2016

SUAMI



Mungkin saya terlalu pelupa sehingga mengingat tanggal perkawinan  saya  saja saya tidak bisa.
Namun mengingat,mengenang momen-momen saat berjuang bersamanya agar dapat meyakinkan orang tua saya bahwa dia lah yang terbaik buat saya jadikan suami , tidak pernah hilang dari ingatan saya.

Dan, malam ini saat memandangi wajahnya yang sudah mulai keriput, rambutnya yang sedikit beruban, seakan memantulkan wajah saya sendiri,bahwa saya tidaklah jauh berbeda.

Yah....kami sudah mulai tua dan sebentar lagi akan berakhir.
Entah siapa yang akan lebih dahulu menghadap kepada Ilahi. 
Rasanya ada ketakutan berpisah dengannya karena saya  yakin saya belum pantas disebut isteri sholeha, pengabdian saya kepadanya masih jauh dari cukup.

Ya Rabbi ...berilah  sedikit lagi waktu agar saya dapat membayar  semua kesalahan-kesalahan saya kepadanya.
Berilah  sedikit lagi kesempatan untuk mengabdikan hidup saya, cinta saya, dan semua apa yang saya miliki  kepadanya agar kelak jika menghadap kepadaMU saya dapat menggenggam cintanya, ridhonya dan mempersembahkan pengabdianku kepadanya sebagai bentuk kecintaanku kepadaMu.

Ya Rabbi... puji syukur kepadaMu yang telah memberiku pasangan yang hingga saat ini masih tetap setia mendampingiku, tetap setia mendengarkan keluh kesahku walau dia juga dalam kelelahan.

Semoga kami tetap dapat memelihara cintaMu di dalam cinta kami dan kelak dibangkitkan lagi sebagai pasangan di akhirat kelak. Amin

0 komentar:

Posting Komentar